Tenis SEA Games Hanoi: Kecewa Keputusan Wasit, Ini Penuturan Beatrice Gumulya

Raket.ID, Hanoi, Vietnam – Kekalahan tim nasional (timnas) tenis putri Indonesia dari skuad Vietnam di partai semifinal beregu putri SEA Games XXXI Hanoi menyisakan kekecewaan mendalam, baik bagi pemain, pelatih, maupun publik Tanah Air.

Salah satu pemain yang mungkin paling merasa kecewa adalah Beatrice Gumulya yang akhirnya harus menelan kekalahan tipis setelah berduel ketat kontra wakil tuan rumah, Savanah Ly Nguyen. Bea, begitu peraih medali emas cabor tenis ganda putri SEA Games Manila 2019 itu lebih akrab dipanggil, menyebut kepemimpinan wasit cukup punya andil atas kekalahan yang dialaminya.

“Ya sayang aja sih. Kecewa juga. Point-point penting di rugiin.” kata Bea saat dihubungi Raket.ID dan tenisIndonesia.com (14/05).

“Tie break 2 kali bad call kalo ag salah.” sambungnya.

Pada pertarungan yang digelar hari Sabtu (14 Meti 2022) siang WIB, Bea yang diturunkan pada partai pertama dipaksa menyerah oleh Savanah Ly Nguyen lewat laga sengit srubber set yang berakhir dengan skor 2-6, 6-2, 6-7(5).

Kekalahan Bea tersebut menjadikan tim tuan rumah sementara memimpin 1-0 atas skuad Merah Putih.

Di partai kedua yang juga memainkan nomor tunggal, Srikandi tenis nomor satu Indonesia, Aldila Sutjiadi, juga memetik hasil yang tak jauh berbeda seperti yang ditorehkan oleh Bea. Dila, sapaan akrab petenis kelahiran bulan Mei itu, dibekuk oleh petenis terbaik Vietnam, Chanelle van Nguyen lewat duel straight set yang berkesudahan dengan angka 3-6, 4-6.

Berbekal hasil dua kemenangan itu, maka tim Vietnam berhak menggenggam tiket babak final untuk memperebutkan medali emas kontra skuad Thailand yang di babak empat besar lainnya berhasil mempecundangi tim Filipina.

Related posts